Powered By Blogger

Selasa, 12 Januari 2010

Arjuna

Ku genggam Kau di atas perbedaan
Ku ajak kau berkelana di titian hati yang penuh liku...
tanpa kusadarkan kau... bahwa aku takkan pernah menjadi milikmu

Sempat kuterjebak pada ketulusan dan kelembutanmu
namun...ku tak pernah  berhenti menyakitimu.
.
Waktu terus berputar pada angka dua belas...
tanpa kita sadari kita telah jauh terpisah
dan kita jalani dunia yang sesungguhnya.

Hari ini..kulihat kau genggam dia dalam kebahagiaan
tanpa lelah kau buat dia tertawa...tanpa letih kau beri dia senyuman

Ingatlah..Arjuna dialah obat bagi sakit yang pernah kugoreskan
Tuhan mengirimkannya sebagai hadiah bagi ketulusan hatimu
dan jika kini kita berada pada prinsip yang sama...
Jangan pernah kau sesali semuanya dengan sebuah pertanyaan...
"mengapa tak sejak dulu??"

Itulah takdirmu Arjuna... semua menemukan waktu terbaiknya untuk berubah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar