Powered By Blogger

Selasa, 12 Januari 2010

belum usai

Aku gagal dalam ujian
dalam dunia abu-abu yang pernah kita masuki
tentang masa pencarian pada kehidupan sejati
dan cinta yang selalu berbalut ragu

Aku gagal dalam ujian
menjaga keyakinanmu akan hatiku
mempertahankan mimpi dalam  harapan
yang selalu kau bisikkan di desah rintik hujan

Aku gagal dalam ujian
karena tak jua kutemukan bayangmu dalam gelap
saat kupanggil namamu dalam badai
bersahut guntur di musim penghujan

Saat hujan mereda
Aku memilih berpaling..
sekedar mencari tempat yang kering
agar badanku dapat berbaring

Saat hujan mereda...
kulihat dirimu berdiri lebih tegak...
berlari lebih cepat
walaupun sauh mu rapuh namun kau tetap berlabuh

Aku gagal dalam ujian
menjaga cinta yang kau titipkan
tapi Ku yakin Tuhan mengerti
bahwa cintaku tak pernah mati








Arjuna

Ku genggam Kau di atas perbedaan
Ku ajak kau berkelana di titian hati yang penuh liku...
tanpa kusadarkan kau... bahwa aku takkan pernah menjadi milikmu

Sempat kuterjebak pada ketulusan dan kelembutanmu
namun...ku tak pernah  berhenti menyakitimu.
.
Waktu terus berputar pada angka dua belas...
tanpa kita sadari kita telah jauh terpisah
dan kita jalani dunia yang sesungguhnya.

Hari ini..kulihat kau genggam dia dalam kebahagiaan
tanpa lelah kau buat dia tertawa...tanpa letih kau beri dia senyuman

Ingatlah..Arjuna dialah obat bagi sakit yang pernah kugoreskan
Tuhan mengirimkannya sebagai hadiah bagi ketulusan hatimu
dan jika kini kita berada pada prinsip yang sama...
Jangan pernah kau sesali semuanya dengan sebuah pertanyaan...
"mengapa tak sejak dulu??"

Itulah takdirmu Arjuna... semua menemukan waktu terbaiknya untuk berubah